Korupsi di Semarang dan Sekitarnya serta Sedikit Motivasi Diri

Hari Kedua

Korupsi ada 29 jenis pada awalnya dengan lahirnya undang-undang (UU) yang mengatur mengenai korupsi yaitu UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Namun sekarang ada 30 dengan lahirnya pengaturan baru tentang money laundry yaitu :

  1. UU No. 15 Tahun 2002 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang
  2. UU No. 25 Tahun 2003 Tentang Perubahan Atas UU No. 15 Tahun 2002 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang
  3. UU No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Untuk pengawasan korupsi itu sendiri pada dasarnya sudah terdapat badan pengawas masing-masing dalam setiap instansi. Namun karena pekerjanya mengerti bagaimana kondisi dalam instansinya masing-masing sehingga setengah hati untuk melakukan tugasnya. Dalam menanggulangi korupsi tidak bisa memakai rasa kasihan. Urat kasihan harus dicopot dan dibulan puasa untuk melawan koruptor tanpa rasa kasihan adalah “halal”. Sedikit informasi dari ini soal pemerintahan di Jawa Tengah bahwa di Boyolali dan Klaten biaya kepegawaiannya itu sangat besar dan melebihi biaya pengeluaran untuk publik. Sehingga sulit dalam pembangunannya.

Untuk hari kedua PKL ini belum mendapatkan tugas apa-apa di KP2KKN, belum ada kasus untuk di analisis atau kami belum dipercaya untuk membahas kasus. Kami tidak tahu yang jelas kerjaannya masih sebatas diskusi biasa, baca buku, baca koran, dan online layaknya dikampus. Sekedar berbicara dari sana kemari untuk menghabiskan waktu sampai jam 16:00 WIB. Tapi dari pada bengong, saya kepikiran nih. Diam bukan berarti tidak menghasilkan apa-apa. Saya punya pandangan, kalau menurut orang banyak bengong itu tidak menghasilkan. Saya harus bisa menghasilkan sesuatu walau sekecil apapun itu. Sama seperti hari ini di PKL yang seharian hanya bisa diam, duduk, baca, buka laptop, dan diselingi ngobrol sama teman-teman PKL. Orang yang sukses adalah adalah orang yang mampu melewati masa-masa terburuknya. Keadaan pekerjaan di sebuah LSM anti korupsi ini mendorong saya supaya suatu saat nanti mampu punya pekerjaan yang tidak hanya diam saja tetapi berproduk yang berguna untuk banyak orang.

Semangat untuk PKL Hari Ketiga

Kamis, 26 Juli 2012

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 920 pengikut lainnya.